Bu Inem baru saja di terima sebagai guru bimbingan konseling di sebuah sekolah. Suatu hari dia melihat si Jono berdiri sendirian di pinggir lapangan belakang sekolah, sementara ada murid yang lain sedang asyik bermain bola. Karena merasa kasihan, Bu Inem mendekat dan menyapa dengan ramah. "Hai Jono, bolehkah saya menemani kamu?"
"Iya, Bu", Jono menjawab. Tapi pandangan mata anak itu masih tertuju pada teman-temannya di tengah lapangan.
"Ah, anak ini kasihan sekali... Pasti dia ingin ikut bermain...", pikir Inem.
Sebagai guru bimbingan konseling yang baik, Inem ingin tahu masalah apa yang membuat Jono menyendiri seperti itu.
Inem pun bertanya, "Kenapa kamu berdiri di sini sendirian, Jono?"
"Saya sedang jadi kiper, Bu..."
| Bintang Sepak Bola " Anda seorang pemain Sepak Bola ? " " Benar. " " Berapa kali pernah memasukkan bola ke gawang ? " " Lebih dari lima puluh kali. " " Berarti Anda Bintang Sepak Bola, dong ? " " Ah tidak. Yang saya tahu, saya seorang Penjaga Gawang. " |
| Mengajak Istri Anda Berjalan-Jalan Sebuah ruangan kelas untuk kehamilan sedang penuh dengan wanita hamil dan suami mereka. Instruktur sedang mengajarkan berbagai gaya. Dia sedang mengajar para wanita untuk bernafas dengan baik dan memberitahukan kepada para suami untuk memberikan bantuan yang diperlukan pada tingkat itu. "Ibu-ibu, latihan ini baik untuk Anda," kata instruktur itu. "Terutama berjalan-jalan akan sangat berguna. Bapak-bapak, hal ini tidaklah sulit untuk mengajak istri Anda berjalan-jalan!" Ruangan itu sangat tenang sampai akhirnya, seorang suami yang sudah agak tua mengangkat tangan. "Ya?" tanya instruktur itu. "Apakah tidak apa-apa jika istri saya membawa tas golf sambil berjalan-jalan?" |
| Pertandingan Sepak Bola Para Napi Salah satu rumah tahanan sedang mengadakan lomba sepak bola demi menjaga kesehatan para napi. Pagi ini yang bertanding adalah kesebelasan Pencopet melawan kesebelasan Narkoba. Di tengah-tengah pertandingan, tim Narkoba memimpin dengan skor 3 -- 0. Tentu saja, Bagong, sang kapten Pencopet, marah besar terhadap rekan-rekannya. Bagong: Kalian ini bagaimana?! Kita tuh Pencopet. Larinya jauh lebih kencang dari mereka. Stamina kita lebih kuat dari mereka. Harusnya kita bisa memenangkan pertandingan! Rekan:Tapi Bos... mereka lebih pintar mengatur strategi. Bagong: Hah. Tidak perlu pikir-pikir strategi. Kita main kasar saja. Kita tendang saja mereka. Kita habisin mereka. Bagaimana? Rekan:Tapi Bos... kalau kita dapat kartu kuning, bagaimana? Apalagi kalau kartu merah, Bos. Bagong: Kalian ini bagaimana sih?! Kita kan Pencopet. Tadi kedua kartu itu sudah aku copet. Jadi dia sudah tidak punya kartu lagi! |
| Bukan Badminton Minggu pagi, lagi bersih-bersih rumput di halaman depan, saya didatengin Pak RT. Alex: (Wah ada apa nih Pak RT, jangan-jangan mau razia KTP nih hihihihi) Pak RT: “Pak Alex, baru pulang nih dari luar kota?” Alex: “Iya Pak RT, baru dateng tadi malem.” Pak RT: “Yuk main badminton, mumpung libur Pak Alex. Tuh bapak-bapak yang lain udah pada mulai main.” Alex: “Wah saya gak mau Pak RT kalau main badminton.” Pak RT: “Emang kenapa Pak Alex?” Alex: “Saya maunya main goodminton Pak RT, bukan badminton.” Pak RT: ????? |
| Supaya Bisa Main Golf Smith: Apa yang membuatmu memajukan hari pernikahanmu 2 hari lebih awal dari yang sudah ditentukan? Jones: Oh, itu karena ternyata, setelah kucek, jika aku menikah pada hari yang sudah ditentukan, nanti pernikahan perakku akan jatuh pada hari Sabtu. Nah, aku kan selalu bermain golf setiap hari Sabtu. |
| Sepak Bola Orang Gila Ada 26 orang gila, mereka mau diuji kesehatan mentalnya di Amerika. Mereka diangkut pake pesawat Hercules yang besar! Saat di udara, orang-orang gila itu berisik karena bermain bola di dalam pesawat. Sang kapten marah dan menyuruh co-pilot untuk menenangkan mereka. "Hoi! Berisik banget sih! Jangan maen bola di dalem pesawat dong!", bentak co-pilot kepada orang-orang gila. Akhirnya situasi menjadi tenang. Tapi lama-lama si kapten curiga karena situasinya terlalu tenang. Dia menyuruh lagi co-pilotnya untuk cek ke belakang. Ketika co-pilot datang, dia kaget setengah hidup! (setengah mati juga, sama aja kan :p). Orang gilanya tinggal empat orang! "Hei, kalian! Koq tinggal berempat? Yang lain ke mana?" "Abisnya ga boleh maen bola di dalem kapal sih. Mereka jadi main bola di luar." "Hah?! Terus, kalian kenapa bisa ada di dalam?" "Kan kita pemain cadangan ...." |
| Lihat Bola Vs Bantu Istri Hari ini adalah awal tahun baru. Saya berencana menghabiskan hari ini untuk menonton sepak bola. Namun, istriku punya ide lain, dan akhirnya aku harus membantu istriku menyiapkan makan malam. Saat semuanya sudah siap, aku menyelinap dan melihat pertandingan bola di televisi. Beberapa menit kemudian, istriku membawakan secangkir kopi. "Berapa skornya?" tanyanya. "Masih kosong-kosong," jawabku. "Nah kan?!" katanya. "Kamu nggak ketinggalan pertandingannya." |
| Surat Bantahan AS Roma Kepada Yth: Seluruh Fans Sepakbola AS Roma Di Seluruh Dunia Hal: Surat Bantahan Dengan Hormat Bersama surat ini, kami dari Manajemen Sepak Bola Liga Calcio, AS Roma, Italiano, Italia. Mengeluarkan pernyataan resmi kepada seluruh penggemar sepak bola di seluruh dunia pada umumnya dan pecandu kompetisi Liga Calcio. Secara resmi kami mengajukan bantahan keras sesuai dengan Akta Notaris dan telah di-akridasi oleh FIFA (Federation International Football Association), bahwa tidak benar kalau H. Rhoma Irama mempunyai saham dan menjadi komisaris dari kesebelasan AS Roma. Nama AS Roma dan Rhoma hanya kebetulan belaka. Kami sangat mengharapkan pecinta sepakbola di Indonesia untuk tidak memboikot atau menolak menonton pertandingan sepak bola kesebelasan AS Roma yang ditayangkan di Teve CJ. Pertikaian antara H. Rhoma Irama vs Inul Daratista tidak ada sangkut pautnya dengan AS Roma. Kami tidak bertanggung jawab. Untuk selanjutnya masalah bisnis musik, baik itu kaset rekaman, CD, VCD dan sinetron yang mengatas namakan H. Rhoma Irama, tidak ada sangkut pautnya dengan produk kaos bola, celana bola, kaos kaki bola, sepatu bola dan merchandise merk AS Roma. Mohon kiranya produk AS Roma tidak di-boikot. Terima kasih atas perhatiannya. Tertanda: Allenatore La Squdra La AS Roma Fabio Capello La Capitano Centrocempitisi Fransesco Totti |
Aku mengajak anak lelakiku yang berusia 5 tahun menonton langsung sebuah pertandingan sepak bola. Hal itu adalah pengalaman pertamanya. Sampai disana pertandingannya ditunda beberapa waktu. Jadi sembari menunggu dimulainya pertandingan, kami menghabiskan waktu dengan ngobrol dan membeli apapun yang ditawarkan oleh para pedagang: Roti, minuman kaleng, permen, pop corn, es krim, kacang goreng, bakpau, kue coklat, dan hot dog.
Satu tahun kemudian, aku bertanya kepada anak lelakiku, "Mau nggak nonton pertandingan sepakbola lagi?"
Anakku berpikir serius sekali dan akhirnya berkata, "Nggak deh Pa, aku masih kenyang kok."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar